Selasa, 26 Mei 2015

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MICROSOFT ACCESS

Microsoft Office Access ( Microsoft Access) merupakan salah satu dari aplikasi Microsoft Office , tentunya selain Microsoft Word, Microsoft Excel, dam Microsoft PowerPoint. Microsoft Access menggunakan tampilan grafis yang intuitif dan juga menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine sehingga dapat mempermudah penggunanya.  adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. 
          Microsoft Access bisa mempergunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft SQL Server, Oracle Database, Microsoft Jet Database Engine, atau semua kontainer basis data yang memadai standar ODBC. Disini para programmer yang pemula atau pun masih kurang mahir dapat mempergunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana dan sementara para programmer yang sudah mahir dapat mempergunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks.
        Microsoft Office Access ( Microsoft Access) adalah sebuah aplikasi basis data dari microsoft yang di tunjukan untuk sekala kecil hingga menengah


Kelebihan MS.Acces
  1. Aplikasinya sangat mudah didapatkan ( walaupun bajakan )
  2. Mudahnya memanipulasi tabel dan data 
  3. Mudahnya merelasi antar tabel 
  4. Dapat memberikan perintah SQL
  5. Bida diintegrasikan dengan bahasa pemrograman, misalnya VB, Delphi, dll
  6. Adanya fasilitas untuk security data
  7. Dapat menyimpan data atau file dalam jumlah yang besar (jauh lebih besar dari Paradox).
Kekurangan MS.Acces 
Adapun kekurangannya adalah aplikasi ini berbayar alias tidak gratis selain itu tidak begitu bagus jika diakses melalui jaringan maka bayak pengguna Microsoft Access menggunakan solusi system manajemen basis data yang bersifat klien / server.

Pengertian dan Simbol-Simbol Entity Relational Diagram (ERD)

Pengertian Entity Relational Diagram (ERD) adalah proses hubungan antar file yang direlasikan dengan relation key yang merupakan primary key dari masing-masing file.
Simbol-simbol dalam ERD:
  1. Entitas (Entity)
    entitas (entity)Entitas ialah suatu objek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya. Entitas berfungsi untuk memberikan identitas pada entitas yang memiliki label dan nama. Entitas memiliki bentuk persegi panjang.
  2. Relasi/Hubungan Antar Entitas (relationship)
    relasi (relationship)Relasi ialah hubungan yang terjadi antara 1 entitas atau lebih yang tidak mempunyai fisik tetapi hanya sebagai konseptual. Dan berfungsi untuk mengetahui jenis hubungan yang ada antara 2 file. Relisi memiliki bentuk belah ketupat.
  3. Atribut
    atributAtribut ialah karakteristik dari entitas atau relasi yang menyediakan penjelasan detil tentang entitas atau relasi tersebut. Dan berfungsi untuk memperjelas atribut yang dimiliki oleh sebuah entitas. Atribut memiliki bentuk lingkarang lebih tepatnya elips.
  4. Alur
    alur

Rabu, 11 Februari 2015

Guns Girl: School DayZ Si Zombie Imut

Artstyle GUNS GIRL menggunakan gaya anime chibi/super-deformed yang terlihat lucu dan juga menarik dengan desain yang sangat bervariasi. Berbagai kostum dan senjata dapat digunakan oleh karakter pemain dan desain dari zombie-zombie yang ada juga memiliki banyak variasi yang menarik.Gameplay yang ada cukup simple, dimana pemain cukup menggerakkan karakter dan menghabisi semua zombie yang ada dalam sebuah level. Pemain dapat menghancurkan beberapa benda dalam level untuk mendapatkan berbagai item yang bisa membantu seperti amunisi, health pack dan juga uang.Kontrol GUNS GIRL yang menggunakan virtual controller yang digunakan oleh game-game mobile pada umumnya memiliki masalah yang sama dengan game-game lain tersebut yaitu kurangnya feedback yang terkadang menyulitkan pemain dalam mengontrol karakter. Untungnya tingkat kesulitan dalam GUNS GIRL tidak terlalu susah mengingat musuh-musuh yang ada adalah zombie yang tidak sulit untuk dihindari.
GUNS GIRL memiliki sebuah fitur koleksi yang muncul dalam bentuk equipment-equipment yang ada. Pemain bisa mendapatkan equipment dengan menyelesaikan misi atau menggunakan crystal yang bisa dibeli dengan uang asli untuk membuka Gacha yang berisi equipment random.
Senjata yang bisa digunakan cukup bervariasi mulai dari senjata jarak dekat seperti pemukul baseball dan pedang hingga senjata api seperti Pistol Revolver, Senapan Sniper dan juga Gatling Gun. Setiap senjata tersebut juga terasa berbeda dalam permainan sehingga pemain dapat memilih sendiri senjata yang dirasa cocok dengan playstyle masing-masing.


Tips Mengatasi Android yang Lemot dan Suka 'Force Close'

Percayalah, Sekarang Android merupakan OS dengan pengguna paling banyak di Dunia Smartphone. Dan tentunya, semakin banyak pengguna, pasti banyak juga varian Smartphone yang hadir. Mulai dari Spesifikasi rendah hingga tinggi.
Hanya saja, tidak semua kalangan mampu membeli Smartphone dengan spesifikasi tinggi, sehingga terkadang pengguna smartphone dengan spesifikasi rendah akan sedikit terkendala dengan hardware dan mengalami beberapa masalah.

Kenapa Android Menjadi Lemot?

  • RAM (Memory) Smartphone yang Terlalu KecilIni adalah penyebab utama Android kamu lemot, Aplikasi seperti Facebook, BBM, Twitter, dll sangat memerlukan RAM yang cukup besar, apalagi jika semua itu dijalankan secara bersamaan, tentunya RAM 512MB atau bahkan 1GB tidak akan terasa cukup. Jadi, bijaklah sebelum membeli sebuah smartphone.
  • Masih Menggunakan Single CoreProcessor juga tidak bisa luput dari patokan kenapa Android lemot. Karena pada umumnya, Android adalah OS yang berbasis multi-tasking, tentunya akan terasa berat ketika kamu melakukan multi-tasking dengan Android yang menggunakan Processor Single Core, paling tidak seharusnya kamu menggunakan Dual-core, Quad-core atau Octa-core.
  • Banyak Aplikasi yang Berjalan di BackgroundMeskipun kamu memiliki RAM 1GB atau 2GB, lama kelamaan pasti akan terasa lemot juga, kenapa? Karena ada sebagian Aplikasi yang ketika ditutup, Aplikasi tersebut tidak benar-benar berhenti, terkadang ada beberapa aplikasi yang masih berjalan di Background, sebut saja Facebook, BBM dan Email Sync.

Lalu, Kenapa Android Suka Force Close?

  • Sisa RAM (Memory) yang Terlalu SedikitKembali lagi ke RAM, Perangkat satu ini memang memiliki peran krusial di setiap Smartphone. Bayangkan saja, Jika kamu memiliki RAM 512MB, lalu menjalani Aplikasi yang banyak secara bersamaan, tentunya ada proses yang akan dibatalkan, dan itulah yang membuat aplikasi Force Close.
  • Aplikasi Tidak Support atau File KorupTidak semua kejadian Force Close dihadirkan oleh RAM, Ada juga beberapa Aplikasi yang memang tidak kompatibel dengan Device Anda namun tetap dipaksakan, tentunya ketidakcocokan sistem ini akan berdampak pada munculnya Aksi Force Close tersebut.

Sekarang, Bagaimana Mengetasi Android yang Lemot?

  • Jangan Install Aplikasi Messaging terlalu banyakIni masalah yang kerap kali ditemukan oleh sejumlah mayoritas pengguna Android, mereka memasang banyak Aplikasi Instan Messaging seperti BBM, Facebook, WeChat, KakaoTalk, dll secara sekaligus, padahal belum tentu semuanya terpakai. Sadar atau tidak, semua Aplikasi ini masih akan terus berjalan di Background, dan akan menggerogoti RAM Anda setiap waktu.

    Oleh karena itu, mulai sekarang bijak dan tentukanlah pilihan mana Aplikasi yang sekiranya memang harus bertahan, dan mana yang harus ditinggalkan atau tidak dipasang.
  • Hapus Aplikasi yang Jarang dipakaiBerbeda dengan Instant Messanging, Aplikasi yang menumpuk dan jarang dipakai, hanya akan menjadi sampah internal Android anda, tentunya hal ini akan membuat Android anda bekerja lebih keras untuk mempertahankan Aplikasi tersebut. Alangkah lebih baik jika dihapus saja Aplikasi yang jarang dipakai tersebut, agar performa Android lebih terasa optimal.

Selanjutnya, Bagaimana Mengatasi Android yang Suka 'Force Close'?

  • Batasi Penggunaan Apps, Widget dan Live Wallpaper
    Jangan selalu terlena dengan kehebatan Android, berbagai macam Aplikasi yang ada memang terkadang membuat kita ingin mencoba, tapi cobalah sewajarnya saja, jika memang itu tidak dibutuhkan, berarti tidak perlu untuk kita pasang, karena kedepannya itu hanya akan menjadi beban Androidmu.
  • Selalu Instal dan Pasang Aplikasi Resmi
    Maksudnya Aplikasi resmi disini adalah Aplikasi yang memang bersumber dari Publishernya. Contoh, Jika kamu ingin memasang WhatsApp, pastikan File Instalasi (APK) itu memang diterbitkan oleh WhatsApp, bukan dari sumber atau hasil modifikasi orang lain, karena bisa jadi ada beberapa perubahan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang bisa merugikan Android kamu.
  • Jangan Root Android jika Tidak Ada Kepentingan
    Ya, Rooting Android memang sudah menjadi kegiatan umum para pengguna Android, tapi Rooting ini juga merupakan hal yang cukup krusial.

Selasa, 13 Januari 2015

Binary Code Decimal (BCD) Binary Code Decimal

BCD adalah sistem pengkodean bilangan desimal yang metodenya mirip dengan bilangan biner biasa; hanya saja dalam proses konversi, setiap simbol dari bilangan desimal dikonversi satu per satu, bukan secara keseluruhan seperti konversi bilangan desimal ke biner biasa. Hal ini lebih bertujuan untuk “menyeimbangkan” antara kurang fasihnya manusia pada umumnya untuk melakukan proses konversi dari desimal ke biner -dan- keterbatasan komputer yang hanya bisa mengolah bilangan biner. Untuk lebih jelas, dapat dilihat pada contoh berikut :
Misalkan bilangan yang ingin dikonversi adalah 17010.
Sesuai dengan posting saya yang sebelumnya, dapat dilihat bahwa bilangan biner dari :
110—-> 00012
710—-> 01112
010—-> 00002
Tetapi, berhubung hasil yang diinginkan adalah bilangan BCD, maka basis bilangannya tinggal ditulis sebagai berikut :
110—-> 0001BCD
710—-> 0111BCD
010—-> 0000BCD
maka, nilai BCD dari 17010 adalah 0001 0111 0000BCD.
Harap diperhatikan bahwa setiap simbol dari bilangan desimal dikonversi menjadi 4 bit bilangan BCD.
Contoh lain, misalkan bilangan yang ingin dikonversi adalah 30910.
310—–> 0011BCD
010—–> 0000BCD
910 —–> 1001BCD
maka, nilai BCD dari 30910 adalah 0011 0000 1001BCD.
Sebagai bahan latihan, dapat juga dicoba konversi BCD bilangan desimal berikut :
1010—–> 0001 0000BCD
44110—-> 0100 0100 0001BCD
27010—-> 0010 0111 0000BCD